Rupiah Masih Stabil

Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Jakarta: Bank Indonesia (BI) menilai mata uang rupiah masih bergerak stabil. Meskipun masih dibayangi oleh tekanan dolar Amerika Serikat (AS), namun pergerakan rupiah masih dianggap sesuai dengan mekanisme pasar.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan wajar jika gerak rupiah dipengaruhi oleh perkembangan global. Hanya saja dengan mekanisme pasar yang berjalan sebagaimana mestinya, gerak rupiah masih dinilai stabil.

Supply demand di pasar berjalan baik, mekanisme pasar bergerak secara baik dan ini juga menunjukkan kepercayaan diri pasar investor asing terhadap Indonesia itu cukup baik,” kata dia di Kompleks BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Oktober 2018.

Pada pagi tadi, rupiah dibuka menguat sebesar 22 poin menjadi Rp15.191 per dolar Amerika Serikat (USD) dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.213 per USD. Rupiah mampu menguat meski USD terus naik terhadap mata uang utama lainnya.

Sementara itu, Perry menilai implementasi instrumen domestic non deriverable forward (DNDF) sudah semakin baik. Menurutnya instrumen ini bisa membantu rupiah dalam menghadapi tekanan dolar AS yang masih berpotensi menguat.

Meski begitu, BI menyebut pelaksanaan dari DNDF usai diterbitkannya Peraturan BI (PBI) masih perlu penyesuaian. Di antaranya adalah sistem informasi perdagangan domestik DNDF, standarisasi kontrak, kesiapan treasury, hingga manajemen risiko.

“Berbagai hal terus dilakukan koordinasi antara BI dan industri baik perbankan pelaku lain agar progres lebih cepat dari yang diperkirakan progres sudah 85 persen sehingga kita harapkan sebelum pertengahan Desember sudah bisa,” pungkasnya.

(AHL)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.